[Premature] [Drama Review] Obstetrics and Gynecology Doctors


Obstetrics and Gynecology DoctorsWarning : very subjective and fangirl thing everywhere!

Assalam!

Seperti judul di atas, prematur, aku akan menyajikan review drama yang belum tuntas aku tonton. Yup, bahkan aku belum menonton episode kelima dari total 16 episode. Karena apa? Tentu saja karena aku sudah tak sabar memberikan pandanganku terhadap drama Korea yang satu ini.

Continue reading “[Premature] [Drama Review] Obstetrics and Gynecology Doctors”

Adult Life


Aku bahagia, cenderung mensyukuri (dan harus sebenarnya) menemukan, berbincang hangat, bergaul dengan orang-orang introvert. Sebuah kenyamanan yang asing membuatku serasa “aku menemukan teman yang tepat”. Entahlah apakah aku memang punya pengalaman buruk dengan beberapa orang ekstrovert sehingga membuatku tak percaya diri dan tak mampu menggali potensi lebih dalam.

Aku yang dulu menganggap orang yang banyak ngomong itu hebat. Sebenarnya anggapan itu benar, namun tak sepenuhnya benar. Semakin bertambah usia semakin membuatku semakin paham bahwa omongan orang itu ada yang benar dan ada yang sesat. Terkadang omongan mereka mampu membuat perpecahan sebuah hubungan, mematahkan semangat. Itu membuatku sedikit fobia terhadap orang-orang yang suka berbicara banyak di depan umum.

Lalu aku berkelana mencari orang-orang yang berpendirian atau berkarakter mirip denganku. Biasanya berbaris di belakang saat orang-orang itu tengah membual. Kuajak mereka berdiskusi. Tara, mereka juga banyak berbicara, padahal sekilas mereka pendiam kulihat.

Kau tahu, dari sana aku dapat membandingkan omongan para ekstrovert dan para introvert. Mereka memiliki pandangan yang berbeda terhadap sebuah masalah.

Dari sana juga aku berhasil menemukan orang-orang yang berbicara banyak untuk menutupi kekurangan pada dirinya sendiri, atau berusaha melupakan kesedihan dirinya sendiri.

Dari sana juga aku berhasil menemukan cara untuk menyaring berbagai kabar tentang sebuah persoalan. Berusaha menimbang-nimbang mana yang benar mana yang sesat.

Kau tahu, semakin tua zaman, maka fitnah itu kayak oksigen, berkeliaran di mana-mana. Susah mencari mana orang yang masih fitrah tak banyak neko-neko dan mana orang yang sudah termakan suap untuk melakukan suatu kebatilan.

Dunia akan tampak mengerikan saat kau beranjak dewasa.

Musics in Memory [Part 1]


  1. Marcell – Takkan Terganti
  2. Marcell – Firasat
  3. Sheila On 7 – Dan
  4. Letto – Sebelum Cahaya
  5. Letto – Ruang Rindu
  6. Glenn Fredly – Terserah
  7. Glenn Fredly – Januari
  8. Glenn Fredly – Kasih Putih
  9. Pasto – Aku Pasti Kembali
  10. Nineball – Hingga Akhir Waktu
  11. Drive – Bersama Bintang
  12. Drive – Melepasmu
  13. Samsons – Kenangan Terindah
  14. Ada Band – Surga Cinta
  15. Ada Band – Masih Sahabatku Kekasihku
  16. Yovie and Nuno – Janji Suci
  17. Yovie and Nuno – Dia Milikku
  18. Yovie and Nuno – Sempat Memiliki
  19. Tangga – Kesempatan Kedua
  20. Adera – Lebih Indah
  21. Nindy – Buktikan
  22. Reza Artamevia – Biar Menjadi Kenangan
  23. She – Bukan Sembarang Hati
  24. Audy & Nindy – Untuk Sahabat
  25. Acha ft Irwansyah – My Heart
  26. Celine Dion – To Love You More
  27. Kerispatih – Lagu Rindu
  28. Kerispatih – Demi Cinta
  29. Kerispatih – Tertatih
  30. Kerispatih – Bila Rasaku Ini Rasamu
  31. Kerispatih – Kesalahan yang Sama
  32. Peterpan – Semua Tentang Kita
  33. Peterpan – Yang Terdalam
  34. Peterpan – Mungkin Nanti
  35. Peterpan – Topeng
  36. Peterpan – Walau Habis Terang
  37. Peterpan – Menghapus Jejakmu
  38. ST12 – Jangan Pernah Berubah
  39. ST12 – Saat Terakhir
  40. Gigi – 11 Januari
  41. Wali – Dik
  42. Armada – Hargai Aku
  43. Armada – Buka Matamu
  44. Repvblik – Sandiwara Cinta
  45. Repvblik – Selimut Tetangga
  46. Rumor – Butiran Debu

Eh, ini bukan daftar isi dari sebuah buku chord gitar ya..xD

Yah, kali aja di masa depan pengen dengerin lagu-lagu ini lagi. Kayak ortu aku yang masih menyimpan lagu Tembang Kenangan di PC nya.. :D

[Diary] Attending Next Rotation


Bismillahirrahmanirrahim…

20150919_193812
Kumpulan Ilmiah. Catt kuliah senior, case, bedsiteteaching, status, kumpulan soal-soal, dll. Daripada hanya sebatas tumpukan kertas, lebih baik dijilid saja (my dad’s advices)

Alhamdulillah dengan segala kelancaran, kemulusan, kemudahan yang dikaruniakan Allah SWT aku bisa melewati 13 siklus di rotasi I ini. 13 siklus ini dilalui bukan dengan jalan tol, penuh lika-liku, kadang ombak menyambar dari tepian jalan, banyak tikungan, turunan dan tanjakan yang curam. Kalau aku kenang-kenang lagi entah berapa kali air mata bercucuran, hahaha. Tak jarang darah menetes karena salah matahin ampul atau tertusuk jarum (yang alhamdulillah masih steril). Sering terbangun karena panggilan pasien maupun keluarga pasien. Kaki selemas agar-agar karena berdiri 3 jam saat menjadi asisten 2 operasi dini hari. Meringkuk kedinginan saat harus memantau tanda vital pasien hampir 5 jam dalam ruangan operasi yang suhunya di bawah 20 derajat Celcius tengah malam. Nekat berjalan kaki malam-malam di atas jam 9 malam karena harus bikin status untuk ujian. Tak makan karena kesalahan delivery makanan. Teriakan dan suara habis karena karaoke post ujian, dan harus masuk sekolah lagi senin depannya. Berlembar-lembar fotokopian senior yang ternyata tak terbaca juga pada akhirnya. Memohon-mohon ke residen untuk bimbingan dan meminjam status pasien. Berjam-jam menunggu dengan kebingungan dan kelaparan saat konsulen pembimbing ada keperluan lain. Cerita haru duka atau suka dari pasien dan keluarga yang menarik untuk didengarkan dan diambil pelajaran. Menyaksikan belasan mungkin puluhan kematian di depan mata.

Continue reading “[Diary] Attending Next Rotation”

Miracle


There are no miracles in the world of livesaving.
I know that.

There is no doctor who doesn’t hope for miracles.
I know that, too.

However, in this world, situations exist;
desperate ones, in which words such as “miracle” don’t exist.

There are no miracles in the world of livesaving.

That’s a fact.
But, what’s a miracle to begin with?
Oneself and one’s family being healthy.
To have something one can devote oneself to.
Having superiors and companions that correct your mistakes.
Having partners to which you feel you don’t want to lose.
If we can call this sort of modest happiness a “miracle”, then this world we’re living in might be overflowing with miracles.
We just don’t realize it.

That’s right, they’re right beside us.
A lot of miracle.

-Aizawa Kosaku, Flight Doctor that turning into Neurosurgery Dept.-

Code Blue 2 Ep 11